Demokrasi adalah Proses
Demokrasi adalah sebuah proses. Dia bukan benda mati yang bisa dibangun sekali jadi. Banyak negara yang membangun demokrasi, terutama yang hijrah dari situasi otoriter, acapkali harus melalui masa transisi yang sulit, dinamis, dan tidak bisa diduga arahnya.
Saat ini kita berada dalam tahap transisi. Kita melihat banyak prakarsa konsolidasi demokrasi dilakukan oleh banyak kalangan, baik masyarakat, pemerintah, maupun swasta. Penetapan berbagai peraturan perundang-undangan yang kental dengan spirit demokrasi, munculnya sejumlah forum warga, dan tumbuhnya program pengembangan masyarakat di lingkungan swasta adalah beberapa prakarsa yang penting.
Harus diakui bahwa prakarsa-prakarsa tersebut adalah lahan subur untuk menyemai kembali benih-benih demokrasi, memulihkan hak-hak sosial ekonomi masyarakat, merangsang prakarsa lokal, dan menyembuhkan luka politik akibat represi yang panjang.
Kami percaya bahwa masyarakat telah memiliki tradisi demokrasi yang kuat. Di berbagai daerah, kita menemukan beragam norma serta pranata demokrasi yang hidup dan tumbuh secara genuine. Kami juga percaya bahwa negara dan pemerintah telah beritikad baik menciptakan instrumen hukum untuk mengawal demokratisasi.
Tetapi kita juga melihat belum banyak perubahan berarti dalam praktek penyelenggaraan kepemerintahan di banyak daerah. Ruang-ruang partisipasi publik dalam proses perencanaan pembangunan masih saja sepi dari suara-suara perubahan masyarakat.
Demokrasi adalah Sikap Hidup
Demokrasi tidak cukup dengan jaminan konstitusi. Demokrasi tak hanya membutuhkan lembaga-lembaga perwakilan. Dia tidak serta merta tumbuh meskipun peraturan perundang-undangan sudah mengamanatkannya. Demokrasi juga berarti sikap hidup, lifeworld, norma, dan budaya.
Karena sebuah sikap hidup, demokrasi meniscayakan adanya proses internalisasi dan pelembagaan yang konsisten dan berkelanjutan. Demokrasi harus dibangun terus-menerus. Ruang partisipasi publik harus diisi, dan ruang-ruang baru harus diciptakan dan dibela tanpa henti.
Mendidik dalam rangka melembagakan budaya demokrasi perlu dilakukan dengan metode-metode pembelajaran yang demokratis pula. Metode-metode tersebut harus bisa menjamin orang berpendapat secara bebas tanpa rasa takut, dan mendorong tumbuhnya daya kritis orang tentang problem demokrasi keseharian yang nyata (daily life democracy).
Cita-Cita
Inspirasi didirikan sebagai wahana nirlaba untuk mewujudkan Indonesia yang transparan menuju masyarakat warga yang sejahtera dan mandiri, hidup dalam lingkungan kemasyarakatan dan tata pemerintahan yang demokratis serta berkeadilan.
Misi
Misi utama Inspirasi adalah melembagakan mekanisme, norma dan struktur demokrasi sebagai acuan sikap, perilaku, dan tata aturan dalam kehidupan kemasyarakatan, terutama di wilayah perdesaan dan daerah.
Inspirasi ikut serta (1) meningkatkan kapasitas kepemerintahan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel; (2) memfasilitasi peningkatan mutu pelayanan publik; (3) menyebarluaskan wacana, pengalaman dan praktek-praktek berdemokrasi; (4) membangun relasi yang demokratis antara pemerintah, parlemen, dan lembaga-lembaga masyarakat; dan (5) meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses sumberdaya sosial, ekonomi, dan politik.
Program dan Layanan
-
Peningkatan Kapasitas
Inspirasi melayani peningkatan kapasitas proses pembentukan peraturan perundang-undangan, serta proses perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah dan desa. Layanan ini diberikan dalam bentuk serial pelatihan dan workshop dengan pendekatan partisipatif.
-
Publikasi dan Pengembangan Media
Inspirasi mengembangkan publikasi dan media berisi wacana dan praktek berdemokrasi. Publisitas dan media tersebut dirancang sebagai (1) wahana pertukaran pengalaman di kalangan masyarakat, praktisi pembangunan, serta pemerintah daerah dan desa; (2) instrumen untuk merangsang lahirnya pemikiran dan praktek baru untuk peningkatan kualitas demokrasi; dan (3) media advokasi kebijakan publik.
-
Studi, Advokasi, dan Konsultansi untuk Perubahan Kebijakan Publik
Inspirasi mengembangkan kajian-kajian kebijakan publik di tingkat nasional, daerah, dan desa. Kajian difokuskan kepada upaya penemuan, penguatan, dan rekomendasi perbaikan kebijakan yang lebih adil, transparan, dan demokratis.
-
Pendampingan Masyarakat
Inspirasi mengembangkan kegiatan-kegiatan pendampingan masyarakat, terutama di wilayah marjinal dan perdesaan. Pendampingan difokuskan pada peningkatan dan penguatan akses masyarakat atas sumberdaya sosial, ekonomi, dan politik.
Kompetensi
Inspirasi menggabungkan sejumlah praktisi pembangunan masyarakat yang kompeten, berpengalaman dalam pengembangan pelatihan partisipatif, spesialis pengembangan media, peneliti untuk riset aksi (action research), serta fasilitator untuk pendampingan masyarakat.
Komentar Terakhir